Info NKRI

Situs Berita Online Indonesia Terpercaya dan Terupdate Seputar Bisnis, Politik, Ekonomi, Olahraga, dan Berita Mancanegara

KABAR GEMBIRA UNTUK YANG KANGEN AHOK..! Ahok Akan Bebas Walau Sebentar

KABAR GEMBIRA UNTUK YANG KANGEN AHOK..! Ahok Akan Bebas Walau Sebentar

KABAR GEMBIRA UNTUK YANG KANGEN AHOK..! Ahok Akan Bebas Walau Sebentar – Jaksa penuntut umum (JPU) berasal berasal dari Kejati Jabar bikin persiapan 17 saksi selagi memasuki pokok perkara dengan dengan terdakwa Buni Yani di dalam persoalan dugaan pelanggaran Undang-undang ITE.

Mereka lebih-lebih punyai konsep memanggil mantan Gubernur DKI Jakarya Basuki Tjahaja Purnama dengan kata lain Ahok

“Saksi diperkirakan ada 17, namun bisa saja bertambah. Itu nanti kita bisa sampaikan di dalam sidang selanjutnya,” kata JPU Anwarudin usai ikuti sidang putusan sela di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Seram, Kota Bandung.

Terkait Ahok nantinya bisa dihadirkan untuk beri tambahan kesaksiannya, JPU masih memandang kebutuhannya dulu. “Jadi cocok kebutuhan, jadi nanti bisa hadirkan Ahok ya bisa saja,” imbuhnya.

Ahok diketahui merupakan objek di dalam polemik video Surat Al-Maidah ayat 51. Video 30 detik yang disebarkan Buni Yani itu-lah yang mengantarkan Ahok ke penjara dan kini berstatus terpidana.

“Kehadiran Ahok untuk beri tambahan kesaksian berkenaan tingkah laku yang dialamatkan pada terdakwa ini,” jelasnya.

Dalam sidang putusan sela dipimpin Majelis Hakim M Saptono, semua eksepsi berasal berasal dari terdakwa ditolak.

Artinya sidang jadi memasuki babak baru dengan dengan pengecekan saksi-saksi. Rencananya JPU bisa menghadirkan tiga saksi di dalam sidang yang digelar pekan depan di tempat sama.

“Kalau minggu depan ada tiga yang rencananya bisa kita hadirkan,” sebutnya tanpa memerinci saksi yang bisa dihadirkan tersebut.

Dia menyatakan, bisa bikin persiapan materi sidang saat hakim telah memperlihatkan penolakan eksepsi berasal berasal dari terdakwa.

“Tentu kita menghormati ketentuan hakim. Dan kita siap lakukan apa yang telah disampaikan di dalam putusan sela tadi,” imbuhnya.

Kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian mengaku keberatan pada putusan sela majelis hakim di dalam persidangan tersebut.

“Sebetulnya kita terlampau keberatan. Tapi nanti kita uji nanti di pokok perkara,” kata Aldwin usai sidang.

Meski keberatan, Aldwin menyebutkan pihak Buni Yani menerima ketentuan sela setelah itu dan semua keberatan-keberatan pada putusan sela majelis hakim bisa disusun dan diakumulasikan.

“Nanti bisa kita sampaikan di nota pembelaan akhir, di pledoi. Jadi enggaak apa-apa, kita menguji jikalau hakim secara formil menilai tidak ada persoalan namun senantiasa kita ada lebih berasal dari satu perihal keberatan,” terangnya.

Updated: July 13, 2017 — 11:14 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Online Indonesia | Berita NKRI Frontier Theme