Info NKRI

Situs Berita Online Indonesia Terpercaya dan Terupdate Seputar Bisnis, Politik, Ekonomi, Olahraga, dan Berita Mancanegara

RAPBD DKI 2018 Capai 76 T, Sandiaga UNO Masih Bingung Cara Bangun Jakarta, Kalau AHOK ?

RAPBD DKI 2018 Capai 76 T, Sandiaga UNO Masih Bingung Cara Bangun Jakarta, Kalau AHOK ?

RAPBD DKI 2018 Capai 76 T, Sandiaga UNO Masih Bingung Cara Bangun Jakarta, Kalau AHOK ? – Wagub DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno waktu ini fokus untuk mempersiapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018.

Salah satunya adalah berkenaan pencanangan APBD 2018 yang nominalnya lebih kurang Rp 70 triliun.

“Kita tidak inginkan RPJMD itu jauh melenceng daripada yang kami melihat sekarang. Tahun 2018 selayaknya dicanangkan Rp 120 triliun tetapi ternyata cuma Rp 70an triliun. Kita inginkan RPJMD ke depan lebih realistis dan mencerminkan kondisi ekonomi yang sekarang,” kata Sandiaga di Exhibition Hall SMESCO, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (9/7/2017).

Sandiaga inginkan program-program yang sudah dia siapkan bersama dengan Anies sanggup hadir pada 2018. Soal program 100 hari, Sandiaga mengaku tidak inginkan cuma fokus untuk jangka pendek.

“Kita percaya bahwa kunci kesuksesan pemerintahan ke depan adalah bagaimana fokus di masalah-masalah jangka menengah dan jangka panjang dan pastinya tersedia program jangka pendek 100 hari selanjutnya tetapi pastinya yang wajib menjadi penekan itu 3 persoalan inti, persoalan lapangan kerja, persoalan stabilisasi ongkos hidup dan terhitung terakhir yang wajib kami hadirkan adalah pendidikan yang berkualitas,” paparnya.

Sandiaga dan Anies akan dilantik 3 bulan ulang yaitu pada Oktober 2017. Dia menyebut persiapan yang ditunaikan tim sinkronisasi sesuai jadwal.

“Positif, terlampau on track, progres baik, kami optimis dan kami berterima kasih pada Pak Djarot dan seluruh jajaran,” ucap Sandiaga.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI mempersiapkan rencana anggaran tahun 2018 sebanyak Rp 76 triliun. Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menyebut anggaran selanjutnya sudah masuk ke di dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Sekitar Rp 76 triliun,” kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (5/7/2017).

KUA-PPAS tahun 2018 disebut Saefullah sudah diserahkan kepada DPRD DKI Jakarta. Saat ini, pembahasan lebih lanjut belum dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Online Indonesia | Berita NKRI Frontier Theme