Info NKRI

Situs Berita Online Indonesia Terpercaya dan Terupdate Seputar Bisnis, Politik, Ekonomi, Olahraga, dan Berita Mancanegara

SUKSES KORUPSI Sapi, Kader PKS Sekarang Terlibat Korupsi Beras Ratusan TRILIUN. Begini Daftar Korupsinya

SUKSES KORUPSI Sapi, Kader PKS Sekarang Terlibat Korupsi Beras Ratusan TRILIUN. Begini Daftar Korupsinya

SUKSES KORUPSI Sapi, Kader PKS Sekarang Terlibat Korupsi Beras Ratusan TRILIUN. Begini Daftar Korupsinya – Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menggerebek gudang beras PT Indo Beras Unggul (IBU) di Bekasi. Dari gudang beras itu mereka memproses beras brand Maknyus dan Cap Ayam Jago.

Penggerebekan dikerjakan terhadap Kamis (20/7) sore. Lokasi gudang beras itu terletak di Jalan Rengas Km 60, Karangsambung, Bekasi.
“Berdasarkan hasil penyidikan diperoleh fakta bahwa PT IBU jalankan pembelian gabah ditingkat petani sebesar Rp. 4.900,” kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Agung Setya, Jumat (21/7).

Agung menjelaskan, perbuatan PT IBU bersama dengan menetapkan harga pembelian gabah ditingkat petani yang jauh melampaui dari harga yang ditetapkan pemerintah berakibat matinya pelaku usaha lain.

Hal karena tidak mampu maksimalnya pelaku usaha lain didalam jalankan pembelian Gabah. Dan ini berdampak terhadap kerugian pelaku usaha lain (konkuren) tersebut.

“Selain itu PT IBU akan beroleh mayoritas gabah dibandingkan bersama dengan pelaku usaha lain, petani akan lebih memilih menjajakan gabah ke PT IBU karena PT IBU belanja gabah jauh diatas harga pemerintah,” beber Agung.
Gabah yang diperoleh PT IBU berikut kemudian di sistem menjadi beras dan dikemas bersama dengan brand Maknyuss dan Cap Ayam Jago yang dipasarkan di pasar moderen bersama dengan harga Rp 13.700 dan Rp. 20.400,-/Kg.

“Harga penjualan ditingkat konsumen terhadap beras produk PT IBU berikut terhitung jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah yakni sebesar Rp. 9.500,-/Kg,” urai dia.

Agung mengungkapkan, tindakan yang dikerjakan oleh PT Ibu berikut menurut ahli pidana mampu dikatagorikan sebagai perbuatan curang untuk memperluas perdagangan yang mampu merugikan pelaku usaha lain.

“Selain itu penyidik menduga mutu dan komposisi beras Maknyuss dan Cap Ayam Jagi yang diproduksi PT IBU, tidak sesuai bersama dengan apa yang dicantumkan terhadap label. Hal ini didasarkan terhadap hasil laboratorium pangan terhadap brand beras tersebut,” ungkap Agung.

Agung mengingatkan, pastinya para pelaku usaha yang tentang bersama dengan pangan harus mengikuti harga acuan bahan pangan yang diatur pemerintah. Saat ini ketetapan berikut telah diperbaharui lewat Permendag 47 th. 2017 yang ditetapkan tanggal 18 Juli 2017, revisi permendag 27 th. 2017.

“Penyidik menduga terkandung tindak pidana didalam sistem memproses dan distribusi beras yang dikerjakan PT IBU sebagaimana diatur didalam pasal 383 KUHP dan pasal 141 UU 18 th. 2012 mengenai Pangan dan pasal 62 UU nomer 8 th. 1999 mengenai Perlindungan Konsumen,” ujar Agung.

Video

Hitungan kasar kerugian negara untuk jumlahyang ditemukan:
1.161 ton = 1.161.000 kg
Beras maknyus ini adalah BERAS SUBSIDI.

1.161.000kg dijual seharga Rp 20.400 = Rp. 23.684.400.000
pembelian gabah Rp 4.500 x 1.161.000=Rp. 5. 340.600.000

Untung==========================Rp. 18. 343.800.000 (18 Milyar lebih)

Ini adalah keuntungan hanya untuk 1.161.000kg yang tersedia di gudang. Belum terhitung yang telah beredar, dan telah berlangsung berapa tahun?

Seharusnya beras subsidi berikut di menjual seharga 9500 sesuai bersama dengan keputusan pemerintah namun PT IBU menjajakan diatas dari harga yang seharusnya.

Rp 9.500 – Rp 20.400 = 10.900 x 1.161.000 = 12.654.900 ( 12 milyar lebih )

Updated: July 22, 2017 — 12:44 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Online Indonesia | Berita NKRI Frontier Theme